Orang Tua Motivasi Terbesar



                Kita hidup di dunia ini tidak lepas dari cinta dan kasih sayang serta dukungan dari keluarga kita, terutama Orang tua. Kata orang tua, sudah sering kita dengar dari kehidupan kita selama ini.Iyahhh, mereka yang telah merawat dan membesarkan kita dengan kelembutan cinta dan kasih sayang nya. 

               Mungkin kita belum pernah merasakan betapa besar nya pengorbanan Orang tua kita demi kebahagiaan kita sebagai anak nya. Mereka rela melakukan apapun demi membahagiakan kita. Ibu yang telah mengandung kita selama 9 bulan 10 hari, ia juga yang telah merawat dan membesarkan kita tanpa mengenal lelah.

            Ayah kita yang telah berjuang dan ikhlas mengeluarkan keringat nya untuk mencari uang demi kebutuhan kita sehari-hari. Ia tidak mengenal pagi, siang dan malam untuk mencari uang demi kepuasan kita. Apakah kita bisa membalas kebaikan mereka semua?
Di saat kita mulai masuk Sekolah Dasar, Ibu selalu membagunkan kita dari tempat tidur, dan menyiapkan sarapan pagi untuk kita. Ayah yang selalu mengantarkan kita setiap kita pergi sekolah, dan bahkan selalu menjemput kita setiap kita pulang sekolah. 

             Mungkin setelah kita mulai masuk SMP dan SMA, kita sudah tidak lagi di antar dan di jemput oleh Ayah di saat kita pergi dan pulang sekolah. Tapi mereka tetap mengkwatir kan kita, mereka selalu berdo'a untuk kita agar kita selamat saat pergi dan pulang sekolah. Begitupun seterus nya



        Tapi, di saat kita pergi merantau, tentu kita sudah tidak lagi bersama keluarga dan Orang tua kita, disitu kita mulai hidup mandiri. Apakah Orang tua kita merasa senang di saat mereka jauh dengan kita?Tidak! Tidak sama sekali, malahan mereka sangat mengkhawatirkan keberadaan kita. Mreka selalu merindukan kita.

        Di saat kita sudah tidak punya uang di kota rantauan, kita pasti minta kiriman dari Orang tua kita. mereka tetap memenuhi kebutuhan kita, mereka tetap mencari cara untuk mendapatkan uang demi keperluan kita, bahkan mereka rela ngutang sana-sini untuk mendapat kan uang untuk kita. Tapi kita tidak pernah memikirkan itu semua, yang kita pikirkan hanya kepuasan kita.

          Di saat kita tidak bisa mencapai apa yang kita inginkan, Orang tua kita kita tidak merasa kecwa terhadap kita, walaupun mereka sudah susah payah membiayai kita sejak kita kecil, tapi mereka tetap mengsupot dan menyebut nama kita dala setiap do'a-do'a mereka. Sungguh sangat besar pengorbanan Orang tua kita terhadap kita. Kita tidak akan pernah bisa membalas semua jasa-jasa mereka.

           Orang tua juga tidak meminta hal yang banyak terhadap kita. Mereka hanya ingin kita menjadi orang yang sukses, orang yang berguna di suatu saat nanti. Dengan itu adalah sebuah kebahagiaan yang sangat luar biasa bagii mereka. Mereka tidak pernah minta uang sepersen pun terhadap kita di saat kita sudah memiliki segala nya. Mereka hanya ingin kita berdo'a untuk kesehatan mereka. Sungguh mulia nya hati kedua Orang tua kita.

        Masih mau durhaka kepada orangtua? kalian bayangkan saja mereka merawat kita dengan ikhlas sabar dan ketika kamu disuruh orangtua dengan beban yang ringan tetapi kalian tidak mau lalu kalian dinasehati selalu membantah tapi orangtua kita selalu sabar dan memaafkan kita apa kalian masih ingin durhaka karma itu masih ada selagi orang tua kita masih ada marilah kita berbakti dan menghormati orang tua kita. Beruntung kalian masih ada orang tua yang utuh masih banyak orang disana yang ingin mempunyai orangtua yang utuh dan lengkap tapi Allah berkehendak lain Allah mengambil orangtua mereka betapa sedihnya mereka kekurangan kasihsayang dari seorang orang tua.




    "Pengorbanan kedua Orang tua kita, kita tidak pernah bisa membalas nya. Mari kita selalu menjaga dan membahagiakan kedua Orang tua kita selagi mereka masih bersama kita, kita harus berdo'a untuk hal yang baik pada tuhan untuk kedua Orang tua kita. Tidak ada orang yang lebih penting di dunia ini, kecuali kedua Orang tua kita."






Komentar

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. Amiinn semoga menjadi anak yang baik

    BalasHapus

Posting Komentar